Penanganan Alergi

penanganan-alergi

Penanganan alergi tidak dapat disamakan pada setiap tingkatannya. Dalam kehidupan masa kini, berbagai macam hal dapat menimbulkan stres pada manusia, seperti pemakaian bahan kimia pada makanan dan minuman, obat-obatan yang dipakai pada peternakan, radiasi dsb. Hal ini dapat menimbulkan masalah kesehatan, mulai dari hal-hal yang tidak spesifik sampai pada gangguan fisik yang kronis, seperti rasa lelah dan nyeri yang menahun, termasuk juga gejala alergi.

Gejala alergi yang disebabkan dari suatu benda dapat berupa:

  • bersin-bersin, 
  • batuk, 
  • sesak napas,
  • gatal-gatal.

Kini melalui pendekatan yang baru, telah ditemukan cara penanganan alergi dengan terapi Bioresonansi. Konsep ini berdasarkan teori dasar bahwa setiap benda maupun makhluk hidup terdiri dari atom dan molekul yang akan memancarkan gelombang elektromagnetik (teori fisika kwantum). Gejala alergi akan timbul jika alergen mengakibatkan ketidakseimbangan frekuensi gelombang elektromagnetik secara teratur/seimbang sehingga komunikasi antar sel berjalan dengan baik.

Dengan alat khusus yang ditemukan oleh Dr. Hans Brugemann dari Jerman tahun 1976 yang kemudian dipopulerkan oleh Dr. Peter Schumacher dngan merk BICOM-Bioresonance, reaksi alergi terhadap zat-zat tertentu dapat terdeteksi. Setelah dideteksi adanya alergi, maka ketidakseimbangan gelombang elektromagnetik tersebut dapat diseimbangkan dengan alat Bioresonance, sehingga pada akhirnya reaksi alergi penderita terhadap zat-zat tertentu menjadi hilang/berkurang.

1.Pemeriksaan alergi

Melalui pemeriksaan khusus dan bebas dari rasa sakit, terapis mencoba mendeteksi apakah ada organ tubuh yang dilemahkan oleh zat-zat kimia, racun dll yang memberikan efek negatif. Sebagai hasilnya, penyebab keluhan pasien dapat ditemukan.

2. Penanganan alergi

Pada umumnya, rencana penanganan dibuat secara spesifik untuk masing-masing pasien. Pada saat terapi Biresonansi, elektroda dipasang pada pasien yang duduk atau berbaring dengan posisi nyaman. Sesi terapi berlangsung antara 15 sampai 30 menit dan tidak menimbulkan rasa sakit. Tujuan dari terapi ini adalah untuk mengurangi pengaruh buruk yang menyebabkan gejala penyakit dan mengaktifkan kembali komunikasi sel-sel dalam tubuh. Deteksi dan pengobatan alergi dengan cara Bioresonansi dianjurkan untuk semua umur termasuk anak-anak.

Penanganan alergi pada umumnya dengan cara pemberian obat-obatan dan usaha menghindari paparan terhadap benda yang menimbulkan alergi tadi (alergen).

Tetapi tidak mudah untuk menghindari alergen seperti udara dingin debu atau makanan. Penanganan yang dapat dilakukan dengan:

1. Alergi udara

Penanganan alergi udara dapat dilakukan dengan selalu membawa minyak kayu putih untuk berjaga-jaga saat anda bepergian bila mana alergi anda tiba-tiba muncul karena udara yang dingin dapat diantisipasi dengan menggunakan minyak kayu putih serta baju yang tebal tentunya.

2. Alergi debu

Penanganan alergi yang dapat dilakukan untuk anda atau anak anda yang menderita alergi debu dapat dilakukan dengan cara yang sangat mudah. Gejala yang ditimbulkan dari alergi debu seperti mata yang merah, gatal-gatal, sinus atau dapat k=juga bengkak dibawah mata. Penanganannya adalah dengan menggunakan obat entihistamin yang merupakan salah satu pilihan obat yang berfungsi untuk meredakan alergi debu yang dialami. Yang dapat dibantu juga dengan menggunakan dekongestan yang berfungsi untuk meringankan masalah hidung anda yang tersumbat.

3. Alergi makanan

Penanganan alergi makanan yang dilakukan tergantung pada gejala yang timbul sesudah mengkonsumsi makanan tersebut. Gejala dari alerdi makanan ini bermacam-macam seperti kulit yang mengalami bentol-bentol, pembengkakan yang terjadi disekitar wajah ( bibur, mata, atau lidah), pusing, kram perut, atau juga diare.

Penanganan alergi yang paling umum dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Coba untuk bersikap tenang, karena kecemasan hanya dapat memperparah kondisi alerhi yang dialami.
  • Ketahui faktor yang menjadi pemicu alergi. Jika sudah diketahui segera jauhkan dari pemicunya
  • Jika penderita alergi mengalami gatal-gatal anda dapat menggunakan pelembab yang mengandung kalamin atau kompres dengan menggunakan sesuatu yang dingin.
  • Gejala alergi yang ringan biasanya hanya memerlukan pengobatan dokter yang ringan juga seperti obat antialergi.

Alergi yang terjadi pada anda dan keluarga sebenernya dapat dicegah. Bagi anda yang memiliki alergi sebaiknya anda mengenali zat, bahan, atau makanan apa saja yang dapat membuat badan anda mengalami alergi. Agar alergi tersebut tidak terjadi berulang kali, ada baiknya anda menjauhkan hal-hal yang dapat menyebabkan anda alergi. Apabila anak anda mengalami aleri terhadap makanan ada baiknya anda mulai memperkenalkan anak anda dengan makanan yang baru secara perlahan satu per satu untuk membantu anda mengetahui makanan apa saja yang memicu alergi pada anak anda. Jika sebelumnya sudah pernah mengalami reaksi alergi yang serius disarankan untuk membawa obat-obatan antialergi seperti difenhidramin dan suntikan epinefrin sesuai petunjuk dari dokter.

Pengobatan untuk Penanganan Alergi 

Pada dasarnya pengobatan untuk alergi disesuaikan dengan gejala yang ditimbulkan dari alergi tersebut atau yang disebut dengan simtomatik. Sebenarnya alergi tidak akan terjadi bila penderita tidak ada kontak langsung dengan hal-hal yang dapat memicu alergi atau yang disebut dengan alergen. Oleh karena itu, disarankan bagi orang yang memiliki alergi untuk segera mencari tahu zat atau makanan apa saja yang dapat memicu timbulnya gejala alergi. Bila terjadi reaksi alergi yang dapat membahayakan kondisi penderita, seperti terjadi pembengkakan pada saluran nafas, maka penderita harus segera mendapat penanganan medis di rumah sakit untuk pengobatan yang lebih tepat.


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Alergi Membantu Meredakan Gejala Alergi Kulit, Alergi Dingin, Alergi Makanan & Alergi Debu, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Alergi and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *